Grafik candlestick adalah salah satu alat trading yang paling sering digunakan. Setiap candlestick mewakili satu periode waktu dan menunjukkan harga pembukaan, penutupan, tertinggi, dan terendah. Persegi panjang di antara harga pembukaan dan penutupan membentuk badan candlestick, sedangkan garis vertikal di atas dan di bawahnya menunjukkan harga tertinggi dan terendah, yang disebut bayangan candlestick.
Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari cara membaca sinyal candlestick, mengaktifkan candlestick Jepang, dan memahami pola candlestick yang paling umum.
📝 Cara mengaktifkan candlestick
|
▶️Cara membaca sinyal candlestick
Jenis pola candlestick:
|
📊 Pola satu candlestick
| Hammer |
| Shooting Star |
| Doji |
📈 Pola dua candlestick
| Bullish Engulfing |
| Bearish Engulfing |
| Piercing Pattern |
| Dark Cloud Cover |
| Bullish Harami |
| Bearish Harami |
💹 Pola tiga candlestick
| Three Stars in the South |
| Bullish Doji Star |
| Bearish Deliberation |
| Downside Gap Three Methods |
Pola candlestick Jepang membantu trader menganalisis pergerakan harga dan mengidentifikasi kemungkinan sinyal pasar. Untuk hasil terbaik, gunakan bersama alat trading lain dan strategi manajemen risiko. Pelajari lebih lanjut di sini.
Siap menggunakan candlestick Jepang?
















