Lewati ke konten utama

Alat Gambar di Olymptrade: Cara Kerjanya

Ditulis oleh Maya

Alat gambar membantu proses trading melalui grafik. Alat ini digunakan untuk menganalisis pergerakan harga dengan berbagai cara. Namun, untuk memahami penggunaannya dengan lebih baik, Anda perlu memahami konsep "level support dan resistance" terlebih dahulu.

Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari cara kerja alat gambar, cara menggunakan level support dan resistance, serta bagaimana alat analisis grafik membantu dalam menganalisis pergerakan harga


📈 Memahami Level Support dan Resistance

  • Level support adalah titik di mana harga aset berbalik arah dan mulai naik kembali.

  • Ketika harga aset mencapai level support, harga akan memantul dan mulai naik lagi.

  • Titik di mana harga aset mulai turun dan kemudian berbalik disebut level resistance.

  • Ketika harga aset turun lalu berbalik arah, hal ini disebut level resistance. Level resistance adalah titik harga di mana nilai aset mulai berbalik dan turun.

  • Area pada grafik yang dibatasi oleh garis support dan resistance yang miring disebut saluran harga.

  • Untuk mengidentifikasi support, fokus pada bayangan candlestick paling bawah dan tarik garis horizontal melalui beberapa harga terendah.

  • Untuk mengidentifikasi resistance, gunakan bayangan atas dan tarik garis melalui harga tertinggi.

  • Akurasi level support dan resistance meningkat ketika Anda menggunakan rentang harga tertinggi dan terendah yang lebih luas.

  • Untuk akurasi yang lebih baik, gunakan kerangka waktu yang lebih panjang (mulai dari 1 jam atau lebih) karena kerangka waktu yang lebih panjang memberikan level support dan resistance yang lebih akurat.


📋 Jenis Alat Gambar

  • Garis tren terlihat seperti garis horizontal, tetapi memiliki perbedaan. Ini adalah alat yang berguna untuk menandai level support dan resistance pada grafik.

  • Berbeda dengan garis horizontal yang kaku, garis tren lebih fleksibel dan mengikuti pergerakan harga, serta menyesuaikan dengan arah harga.

1️⃣ Garis Tren

  • Trader sering menggunakan garis horizontal sebagai alat untuk menandai level support dan resistance pada grafik.

  • Level ini berperan penting dalam memahami kapan harga aset dapat berbalik dan bergerak naik. Ketika level resistance tercapai, harga aset akan berbalik arah dan mulai turun.

2️⃣ Garis Horizontal

  • Garis vertikal biasanya digunakan dalam analisis grafik untuk menentukan batas pada sumbu waktu.

  • Garis ini dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti menunjukkan titik pembalikan tren atau menyoroti peristiwa penting pada grafik.

  • Untuk membuat garis vertikal, cukup pilih satu titik pada grafik. Setelah itu, Anda dapat menyesuaikan posisinya dengan menggesernya ke kiri atau ke kanan.

3️⃣ Garis Vertikal

  • Sinar adalah alat analisis grafik yang fungsinya mirip dengan garis tren.

  • Alat ini juga dibuat menggunakan dua titik pada grafik. Namun, tidak seperti garis tren, sinar memanjang tanpa batas ke arah kanan dari segmen garis yang dibuat.

4️⃣ Sinar

  • Level Fibonacci adalah level support dan resistance yang membagi grafik menjadi zona tertentu berdasarkan prinsip Rasio Emas dari deret Fibonacci.

  • Level ini berasal dari titik harga tertinggi dan terendah serta menjadi alat yang berguna dalam berbagai kerangka waktu.

  • Pembentukan level ini bergantung pada kondisi pasar, baik saat pasar mengikuti tren maupun saat terjadi koreksi.

5️⃣ Level Fibonacci

  • Kipas Fibonacci adalah alat analisis yang menampilkan level support dan resistance berdasarkan prinsip Rasio Emas, yang berasal dari deret Fibonacci.

  • Alat ini membantu Anda mengidentifikasi level harga penting yang terbentuk dari harga terendah dan tertinggi.

  • Alat ini dapat digunakan pada berbagai kerangka waktu. Saat trading dengan Kipas Fibonacci, Anda dapat melakukan trading pada penembusan (breakout) atau pantulan (bounce).

6️⃣ Kipas Fibonacci


📍 Strategi Trading Menggunakan Kipas Fibonacci

Trading pada Penembusan

Trading pada Pantulan

  • Tunggu hingga candlestick menembus salah satu level Kipas Fibonacci.

  • Jika candlestick menembus satu atau lebih level ke atas, buka posisi beli.

  • Jika candlestick menembus satu atau lebih level ke bawah, buka posisi jual.

  • Tunggu sampai candlestick memantul dari salah satu level Kipas Fibonacci.

  • Jika harga memantul ke atas, buka transaksi beli.

  • Jika harga memantul ke bawah, buka transaksi jual.

Siap menggunakan alat gambar pada grafik?

Apakah pertanyaan Anda terjawab?